MANFAAT BACA., Bercerita tentang kopi sudah menjadi hal yang biasa untuk kalangan pecinta kopi, kita sebut saja kopi latte. Kopi campur susu ini pertama kali dipopulerkan pada tahun 1950 di Italia. dan masih banyak lagi olahan kopi lainnya.
sekarang kita akan mengulas tentang jenis kopi yang satu ini kopi bin lite, kopi ini berasal dari suatu desa kecil yang ada di pedalaman Flores Timur. kopi lite sudah sangat terkenal di sekitar penduduk Flores Timur dan NTT secara umumnya. dan sudah menjadi menu wajib masyarakat disana untuk menjamu tamu tamunya. Warga menanam kopi, awalnya memang diperuntukan untuk kebutuhan keluarga. Tapi itu bukan berarti kopi hanya ada di Adonara Tengah alias desa lite. Jika panen kopi berlimpah, dan warga merasa persediaan kopi untuk jangka waktu tertentu mencukupi kebutuhan konsumsi keluarga maka kelebihannya akan dijual ke pasar-pasar tradisonal baik di pulau adonara, maupun ke Larantuka Ibu kota Kabupaten Flores Timur, karena tidak semua masyarakat Adonara khususnya memiliki kebun kopi seperti yang ada di desa lite kec. adonara tengah tersebut.
Dalam masalah 'citarasa' (flavor) kopi, sekalipun tak sepenuhnya berdasarkan standar, kiranya kita perlu melihat mendasarnya pengakuan tentang adanya dua variabel. Pertama: terkait dengan proses sangrai kopi: sangrai ringan (light, katanya lebih disukai orang Amerika Serikat), medium (gaya Itali), dark roasted (gaya Prancis; juga jadi kebiasaan-kesukaan ibu-ibu di Hokèng, Flores Timur), dst. Kedua: terkait dengan perbedaan jenis biji-biji kopi. Citarasa kopi yang terkait dengan sangrai mengacu pada karakter yang berasal dari biji-biji kopi itu sendiri, termasuk perlakuan-perlakuan yang diberikan pada biji-biji kopi sebelum disangrai. Misalnya, apakah buah kopi dikelupas kulitnya dengan metoda basah atau kering, apakah kemudian dijemur langsung di atas tanah atau justru karena kelalaian disimpan di dekat sabun selama berapa lama? Penyangraian itu sendiri sangat berpengaruh pada citarasa intrinsik dan aroma yang dihasilkan. Seorang penyangrai yang lihai akan berupaya untuk menyeimbangkan semua faktor identitas yang dimiliki oleh biji-biji kopi sehingga hasil sangraiannya sungguh-sungguh mampu menampilkan ciri khas dari biji-biji kopi itu.
Kopi Lite, atau kopi yang berasal dari kampung Lite (Kec. adonara tengah) dan sekitarnya, memiliki rasa yang sangat khas. Dari budidaya dan pengelolaan yang sangat sederhana, menghasilkan bubukan kopi yang kalau diseduh masih meninggalkan ampas di permukaan air. Memang, serasa tidak memanjakan para penikmat kopi, tapi justru lebih dari itu membawa rasa yang sangat kuat dan nikmat. Ampas-ampas kopi yang terapung di permukaan gelas itu pun masih bisa dicicipi sebelum menikmati rasa kopi sesungguhnya.
Dan pada akhirnya Flores telah membukukan rekor baru di Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) dengan serentak minum 1.890.000 cangkir kopi pada, Rabu (19/7/2017) di delapan kabupaten di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Minum sejuta cangkir kopi flores di seluruh pelosok Pulau Flores yang dilaksanakan warga Flores.

0 Response to "Tentang Kopi Flores Timur di Mata Pecinta Kopi Dunia"
Posting Komentar